Melisha Sidabutar, Kontestan Indonesian Idol Meninggal Dunia

Melisha Sidabutar, Kontestan Indonesian Idol Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Indonesian Idol Special Season atau musim kesebelas dirundung duka. Salah satu kontestannya, Melisha Sidabutar atau karib disapa Melisha Idol, diketahui meninggal dunia. Melisha Idol meninggal dunia dalam usia 19 tahun.

Kabar meninggal dunia Melisha Sidabutar diumumkan oleh akun Instagram resmi Indonesian Idol, Rabu (9/12/2020) dini hari. Melisha Sidabutar meninggalkan bakat musik yang begitu besar di usia muda.

“Beautiful soul is never forgotten”Keluarga besar Indonesian Idol turut berduka cita atas berpulangnya “Melisha Sidabutar”Kontestan Top 35 #IdolSpecialSeasonRest In Peace @melishapricilla,” tulis akun Indonesian Idol dengan memasang foto Melisha Sidabutar dengan nuansa hitam putih.

2 dari 5 halaman

Mencuri Perhatian

Melisha Sidabutar diketahui mencuri perhatian dewan juri Indonesian Idol Special Season di awal kemunculannya di babak audisi. Dewan juri yang terdiri dari Ari Lasso, Anang Hermansyah, Maia Estianty, Rossa dan Judika dibuat terkesima oleh suara Melisha Sidabutar.

3 dari 5 halaman

Bakat Musik

Dewan juri menilai Melisha Sidabutar memiliki bakat musik dan talenta untuk maju sebagai calon idola baru Indonesia melalui ajang Indonesian Idol. Itu terbukti dengan antusiasme dewan juri yang menyimak cara dara berambut panjang ini mengolah vokal.

4 dari 5 halaman

Destiny’s Child

Melisha Sidabutar melalui tahapan audisi Indonesian Idol dengan menyanyikan lagu berjudul “Emotion”. Lagu tersebut awalnya dinyanyikan oleh Bee Gees dan populer setelah dinyanyikan kembali oleh Destiny’s Child.

5 dari 5 halaman

Lagu Batak

Para juri menikmati cara Melisha Sidabutar bernyanyi. Saat melantunkan lagu “Emotion”, para juri sangat memperhatikan karakter vokal kontestan yang diketahui memiliki saudara kembar bernama Melitha. Karena penasaran, juri meminta Melisha Sidabutar untuk menyanyikan lagu lain. Kala itu, Melisha Sidabutar memilih menyanyikan lagu Batak berjudul “Uju Dingolukkon Ma Nian”.